Home » » Sejarah Kampus Pancawahana

Sejarah Kampus Pancawahana

DAFTAR ISI
I.SEJARAH LAHIR
II. PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN
III. PERIODESASI KEPEMIMPINAN STAI PANCAWAHANA

I. Sejarah Lahir
Bangil sebagai kota pendidikan telah memiliki 25 SMTA Negeri dan Swasta (tahun 80-an) dengan jumlah lulusan lebih dari 200 siswa/siswi setiap tahunnya. Jumlah lulusan yang sedemikian banyak ini, pada kenyataannya tidak semuanya melanjutkan studi ke perguruan tinggi, hal ini disebabkan antara lain ; karena harus keluar kota Bangil, sehingga apabila ditinjau dari segi efisiensi biaya jelas tidak menguntungkan. padahal studi di perguruan tinggi sangat didambakan dan merupakan tuntutan perkembangan zaman.

Berangkat dari latar belakang masalah di atas itulah para pendiri yang terdiri dari tokoh NU (Nahdlatul Ulama’) mendirikan Sekolah Tinggi. Adapun para tokoh tersebut adalah :

1. H. Abdur Rahman: Jl. Masjid Agung Bangil
2. KH. Ahyat Hulaimi: Rembang Bangil
3. H. Ismail Machfudz: Jl. Masjid Agung Bangil
4. H. Abdul Mu’in Usman: Jl. Bendomungal Bangil
5. H. Affandi: Jl Ledok Utara Bangil
6. AL-Habib H. Husein bin Sholeh: Jl Kersikan Bangil
7. Drs. H. Hasyim Rustamadji: Dermo Bangil
8. Drs. Ali Fatchur Rozi: Jl. Ledok 457 Bangill

II. Pertumbuhan dan Perkembangan
Awal berdirinya Sekolah Tinggi Agama Islam Pancawahana Bangil bernama STTAR PANA singkatan dari “ Sekolah Tinggi Tarbiyah Pancawahana “ tepatnya pada tahun 1986 ketika itu masih mendapat status, kecuali ijin operasional dari Bupati Kepala Daerah Tingkat II Kabupaten Pasuruan.

Kemudian pada tahun 1990 baru mendapat status terdaftar dari Menteri Agama Republik Indonesia (Dirjen Bimbaga Islam) dengan perubahan nama Sekolah Tinggi Tarbiyah (STTAR) Pancawahana menjadiSekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Pancawahana dengan membuka dua jurusan :
1. Jurusan Pendidikan Agama Islam. 2. Jurusan Bahasa Arab.

Pada tahun 1995 berubah nama menjadi Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Pancawahana dengan status terdaftar yang terdiri dari dua jurusan, yaitu :
1. Pendidikan Agama Islam (Tarbiyah)
2. Ahwal Al-Syakhsyiyyah (Syari’ah)
Perubahan tersebut dilakukan untuk menyesuaikan dengan SK Menag No. 271 Tahun 1995.

Pada tahun 2016 ketua STAI Pancawahana yang dipelopori oleh Dr. H. Siti Romlah, M.Pd.I selaku ketua STAI Pancawahana membuka Program studi baru untuk memenuhi persyaratan alih status ke Institute Agama Islam (IAI) Pancawahaha Nadlatul Ulama, dengan demikian Progam Studi tersedia pada saat ini adalah:
1. Pendidikan Agama Islam (Tarbiyah)
2. Ahwal Al-Syakhsyiyyah (Syari’ah)
3. Tadris / Pendidikan Bahasa Inggris (TBI)
4. Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD)
5. Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)
6. Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI)

III. Periodesasi Kepemimpinan STAI Pancawahana Bangil
Peraturan yang digunakan dalam mengatur ketertiban dan kelancaran operasional Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Pancawahana Bangil adalah peraturan dari Departemen Agama Republik Indonesia Direktorat Jenderal Pembinaan Kelembagaan Agama Islam Nomor : E/PP.00.9/ED/A2/2255/95 tanggal 6 Desember 1995 tentang prosedur dan persyaratan pimpinan PTAIS. Masa jabatan pimpinan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Pancawahana Bangil adalah 4 (empat) tahun dan sesudahnya dapat diangkat kembali dengan ketentuan tidak boleh dari 2 (dua) kali masa jabatan berturut-turut. Sampai saat ini Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Pancawahana Bangil, pimpinannya telah mengalami pergantian Sebagai berikut:
1. Dr. H. Muchrodji Syihab, MA. (tahun 1986 s.d. 1997)
2. H.Moh. Maksum Afiyuddin, M.H. (tahun 1997 s.d. 2001)
3. Drs. H.M. Djumberasjah Indar, M.Ed. (tahun 2001 s.d. 2005)
4. Prof. Dr. Abd. Haris M.Ag (Tahun 2005 s.d. 2010)
5. Dr. H.M. Sja’roni, M.Ag (Tahun 2010 s.d. 2015)
6. Dr. Hj. Siti Romlah, M.Pd.I (Tahun 2015 s.d. sekarang)